Tanjungpinang, 05/07/2017 Tribratanewstanjungpinang.online – Operasi Ramadniya 2017 yang dilakukan Polres Tanjungpinang telah usai. Proses mudik dan arus balik selama lebaran di Kota Tanjungpinang berjalan lancar aman dan terkendali.

Namun, dalam operasi tersebut Polres Tanjungpinang memiliki beberapa catatan kejadian, yakni kecelakaan lalu lintas sebanyak 6 kasus dan kriminal 1 kasus. Ini pertanda Operasi Ramadhaniya 2017 sukses menekan terjadinya kasus kriminal.

“Hanya ada satu kasus kriminal, ini pertanda Kota Tanjungpinang tergolong aman dan terkendali selama mudik lebaran,” kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, Selasa (4/7/2017).

Kapolres menjelaskan, satu kasus kriminal itu terjadi di wilayah Polsek Tanjungpinang Kota pun, kasus ini hanya motor tertukar dengan merk dan warna yang sama. “Kasus ini dalam proses penyelidikan, pemilik motor yang tertukar sudah membuat laporan,” ujar Kapolres.

Terpisah, Kasat Lalulintas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Ramadhani Yowa mengungkapkan 6 kasus lakalantas selama Operasi Ramadhaniya 2017 terdiri dari 1 orang meninggal dunia, 2 orang mengalami luka berat dan 7 orang mengalami luka ringan. “Seluruh kasus lakalantas ini terjadi di 6 TKP yang berbeda,” lanjutnya.

Krisna memaparkan adapun kasus lakalantas ini terjadi di ?ruas Jalan Tanjungpinang antaralain di Jalan DI Panjaitan KM 9, Jalan Kamboja KM 2, Jalan DI Panjaitan KM 9, Jalan DI Panjaitan KM 7, Jalan IR Sutami, dan jalan DI Panjaitan di depan Swalayan. “Kerugian material kendaraan mencapai Rp14.600.000,” jelasnya.

Sebelumnya, Polres Tanjungpinang menerjunkan 330 personil untuk pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri. Selain itu Polres juga dibantu oleh TNI serta lintas sektoral.

LEAVE A REPLY