Rabu pagi tadi (3/8/2017) Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andi Rahmansyah S.IK menghadiri acara Workshop Pencegahan Pungutan Liar yang diadakan Kemenkumham di Gedung Pertemuan Hotel CK.

Kegiatan Workshop ini dibuka langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Bapak Bambang Widodo yang diikuti oleh SKPD, Ombusdman dan Perguruan Tinggi di Tanjungpinang yang bertemakan ” Mewujudkan Pelayanan Yang Bersih, Transparan dan Akuntabel “.

Dalam sambutan yang disampaikan, perkembangan pungli bukan sekedar memperlambat pelayanan, mempersulit persyaratan juga secara terang-terangan meminta imbalan, dan dilakukan dengan modus operandi dengan celah peraturan, birokrasi, eksploitasi atas pelanggaran,pemberian fasilitas diluar aturan yang berlaku, pemanfaatan kelemahan kuantitas dan kualitas SDM, dan pemanfaatan Sistem dan Teknologi Informasi .

Berbagai peraturan yang dibuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik seolah tidak memberi dampak apapun terhadap masyarakat, bahkan tindakan tegas sampai proses pidana tidak memberikan dampak yang signifikan, hal ini dapat dilihat pada media elektronik maupun cetak yang menampung wajah para pelaku korupsi yang menghadapi permasalahan dengan senyuman tanpa rasa malu.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakapolres bahwa dalam memerangi Pungli, OTT dan korupsi bukan hanya sekedar peraturan yang diberikan, tetapi juga harus secara serius dilakukan pengawasan yang ketat baik secara internal maupun eksternal untuk mencegah dan mempersempit ruang gerak dalam usaha Korupsi, Pungli maupun OTT.

Wakapolres juga berharap untuk menghilangkan budaya ingin dilayani bagi para pejabat kepada pegawai maupun rekanan ataupun pihak swasta yang bisa membuka peluang terjadi nya Pungli dan Korupsi.

LEAVE A REPLY